Kuliner Mie Aceh di Cafe Desa Apik Kemendes Jakarta, Sudah Jadi Selera Nusantara
Sobat Kubiiz TVPasti kita sudah mengenal, Aceh adalah propinsi paling barat Indonesia.
Salah satu sejarah penting adalah, Aceh merupakan persinggahan pertama Islam yang dibawa oleh para Pedagang Gujarat dan Persia dan juga perlintasan dagang dunia lewat jalur laut.
Tentu budaya makanan Aceh juga mendaatkan pengaruh dari negeri2 yang melintasinya.
Rasa rempah makanan khas Aceh, sangat berasa. Tapi dengan penyesuaian untuk lidah nasional, masakan Aceh di Cafe Desa Apik, di area Kantor Kementrian Desa dan Daerah Tertinggal ini, masakan Aceh menjadi banyak disukai orang.
Kitapun mencoba beberapa makanan ciri khas dari Aceh yang pertama Timpan, Timpannya memiliki tekstur kenyal, dengan cita rasa manis dan
sedikit berminyak. Kue ini bisa dimakan sebagai makanan pembuka maupun penutup
untuk pencuci mulut. Selain timpan terdapat juga kue lainnya; seperti pulut
panggang, pastel, ketan kuning, dan lain-lain.
Setelah memakan Timpan kita coba menikmat mie aceh Seporsi mi
tumis yang kami pilih tampak meriah dengan warna kuah kemerahan nan kental yang
terasa kuat rempahnya. Pedas, asin, dan gurih bercampur jadi satu.
Mi aceh ini pun jadi lebih nikmat dengan irisan daging sapi dan
udang. Sama dengan martabaknya, menyantap mi aceh ini juga didampingi acar
bawang merah, rawit hijau, potongan timun segar, dan emping.
Gimana Sobat Kubiz TV pada penasaran sama liputannya, yuk kita tonton videonya.

Komentar
Posting Komentar